Jangan Mau Disetir Pers
Oleh : Roy Lampos Berita yang dibuat oleh pers tak pernah sepi. Akhir-akhir ini malah semakin gaduh. Mari kita lihat televisi, koran dan media sosial kita, yang kita dapatkan ialah pertentangan jessica-sianida, tax amnesty, kekacauan penyelenggaraan PON, bencana alam, kasus korupsi hingga pemilukada. Media dalam menyajikan berita berlainan sudut pandang sehingga harus mengundang pengamat dalam interpretasinya. Berbagai silang pendapat diberikan para pengamat-entah itu pengamat politik atau ekonomi-sehingga menimbulkan kebingungan dan pertentangan pada masyarakat. Alih-alih menjadi media yang menyajikan fakta, pers malah menjadi alat pembentuk opini umum masyarakat. Tak berlebihan jika kita katakan bahwa opini dalam masyarakat terbentuk sesuai dengan media apa yang dilihat dan dibacanya. Menurut Kierkegaard (seorang filsuf eksistensialisme), manusia dalam abad ini akan menjelma sebagai manusia massa. Massifikasi dan kolektivisme akan menjadi hantu-hantu yang memusnahkan ketunggala...