Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Berserah

"Antara penghuni alam keabadian dan manusia di dunia terdapat hubungan yang terus menerus, dan semuanya mengikuti kehendak daya tanpa mata lahiriah. Seringkali seorang pribadi melakukan sesuatu dan mengira bahwa langkah itu atas kehendak bebas, anjuran batin dan perintahnya sendiri, tetapi sebenarnya dia digiring dan diharuskan secara cermat untuk melakukannya. Banyak orang besar mencapai kebesarannya dengan berserah diri secara pasrah sepenuhnya pada kehendak roh, tanpa keengganan atau perlawanan pada tuntutan-tuntutannya, laksana biola yang menyerahkan diri pada kehendak penuh seorang pemain musik ulung" (Kahlil Gibran) Kutipan ini saya baca dalam buku Lagu Gelombang karya Kahlil Gibran. Menurut seorang tokoh dalam cerita ini, seorang manusia boleh saja berpendapat bahwa apa yang dilakukannya ialah atas keinginan diri sendiri, suatu kehendak bebasnya. Namun ternyata apa yang sedang dikerjakannya sebenarnya merupakan kehendak roh yang menuntunnya. Orang tersebut hanya men...

Tragedi Untuk Ditertawakan

Jiwa kita sedih sehingga mencari penghibur Ke Kanan pergi tak dijumpai Ke Kiri hampiri hanya ada kesusahan Tawa hanya jadi sandiwara semata Jiwa tetap merana   Pikirku Dengan musik mungkin lebih baik Dengan buku mungkin membantu Dengan Alam mungkin menenangkan Ternyata semua hanya kekosongan  Apa kah ini hakikat kehidupan? Bukankah ini Tragedi? Yang dikemudian hari menjadi kisah memalukan atau untuk ditertawakan?