Berserah

"Antara penghuni alam keabadian dan manusia di dunia terdapat hubungan yang terus menerus, dan semuanya mengikuti kehendak daya tanpa mata lahiriah. Seringkali seorang pribadi melakukan sesuatu dan mengira bahwa langkah itu atas kehendak bebas, anjuran batin dan perintahnya sendiri, tetapi sebenarnya dia digiring dan diharuskan secara cermat untuk melakukannya. Banyak orang besar mencapai kebesarannya dengan berserah diri secara pasrah sepenuhnya pada kehendak roh, tanpa keengganan atau perlawanan pada tuntutan-tuntutannya, laksana biola yang menyerahkan diri pada kehendak penuh seorang pemain musik ulung" (Kahlil Gibran)

Kutipan ini saya baca dalam buku Lagu Gelombang karya Kahlil Gibran. Menurut seorang tokoh dalam cerita ini, seorang manusia boleh saja berpendapat bahwa apa yang dilakukannya ialah atas keinginan diri sendiri, suatu kehendak bebasnya. Namun ternyata apa yang sedang dikerjakannya sebenarnya merupakan kehendak roh yang menuntunnya. Orang tersebut hanya mengikuti dan berserah atas keinginan roh yang lebih besar dari dirinya.

Saya sering heran atas perbuatan besar yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dunia. Apa yang mereka perbuat yang tadinya terlihat kecil namun dikemudian hari menjadi langkah yang menggemparkan dunia. Mari kita carikan contohnya : Marthin Luther gelisah karena gereja Katholik memakai Kitab Suci untuk mendapatkan uang dari jemaat. Mereka membodohi umat dengan mengiming-imingi dosa saudara yang telah meninggal dapat disucikan sehingga bisa memasuki surga. Syaratnya ialah keluarga yang masih hidup membeli surat pengampunan dosa yang sudah di sahkan Paus. Marthin Luther yang sudah mempelajari Alkitab dengan tuntas kemudian memberikan 95 dalil untuk membuktikan bahwa penjualan surat dosa tersebut merupakan kesalahan dan penyesatan oleh gereja. Di kemudian hari perbuatan Marthin Luther tersebut bukan saja menghentikan penjualan Surat Pengampunan Dosa namun menjadi reformasi gereja secara masive. Gereja kemudian dituntut jujur membuka isi Kitab Suci, menerjemahkannya dalam bahasa lokal sehingga mampu dibaca oleh siapa saja. Gerakan ini kemudian dinamakan "Sola Scriptura". Suatu gerakan yang mengakui bahwa pernyataan Tuhan dalam Alkitab sudah lengkap dan hanya perlu ketekunan untuk mempelajarinya dengan tuntunan Roh Kudus.

Contoh lain: Walikota Surakarta melihat bahwa produk yang beredar dalam negeri hampir semuanya dikuasai oleh produk negara lain. Terdorong atas keinginannya untuk membangkitkan semangat produksi dalam negeri, walikota ini kemudian mempromosikan mobil yang diproduksi oleh anak-anak muda Indonesia dan bahkan masih sedang sekolah di sekolah kejuruan. Mobil ini kemudian terkenal dengan nama mobil "esemka". Perbuatan Walikota ini kemudian mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat, dalam waktu singkat walikota ini menjadi populer dan menjadi "media darling", setiap hari televisi mengulang-ulang namanya. Akibat kepopolerannya dia kemudian dicalonkan menjadi Gubernur Jakarta dan karena didukung kinerja yang baik, dua tahun kemudian dia dipilih menjadi Presiden ke tujuh Republik Indonesia.

Dalam beberapa kesempatan saat diwawancarai oleh media, Jokowi mengatakan tidak pernah bermimpi suatu saat menjadi gubernur apalagi presiden. Jokowi mengatakan yang dilakukannya hanya berserah dan bekerja sebaik-baiknya. Kenyataannya saat ini, Jokowi diakui merupakan presiden yang kinerjanya sangat baik.

Orang-orang besar ini tidak merencanakan sesuatu gerakan yang besar. Mereka hanya berserah dan melakukan pekerjaannya dengan sekuat tenaga dan sebaik-baiknya. Selebihnya biar roh yang kuat itu membantu dalam segenap perbuatan baik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indjil dan Komunisme di Asia Afrika

Betapa Banyaknya Ilmu Yang Harus Dipelajari

Zinah