Resume Jurnal Asam Lemak Trans di Pasar Makanan Portugal (Trans Fatty Acid in the Portugese Food Market)


Terdapat bukti yang konsisten bahwa asam lemak trans merugikan kesehatan khususnya penyebab adanya kandungan lipoprotein dalam darah, serangan jantung, kanker dan diabetes, sementara tidak ada laporan bahwa asam lemak trans bermanfaat bagi kesehatan. Aturan pengurangan asam lemak dari NCD menunjukkan besarnya potensi kematian juga aturan dari CHD agar asam lemak trans tidak mengurangi kualitas sosial ekonomi. Penelitian juga menunjukkan bahwa aturan pengurangan asam lemak trans dapat menyelamatkan hidup. 

Walaupun pembatasan kandungan asam lemak trans sudah dilakukan di beberapa negara, seperti Denmark sejak tahun 2003 diikuti oleh Austria, Swiss, Islandia, Norwegia, Hungaria, Swedia,dll. Ada beberapa masalah aturan seperti masih terdapat produk yang tidak mencantumkan label “Hydrogenated Fat”. Regulasi yang dibuat oleh parlemen eropa menganjurkan di dalam makanan harus mencantumkan informasi makanan agar konsumen dapat mengetahuinya. 

Untuk mengurangi serta memberikan informasi yang akurat bagi masyarakat maka penelitian kandungan Asam Lemak trans dalam makanan Portugal ini dilakukan. Kategori makanan yang digunakan dalam penelitian ialah : sereal roti, biskuit/wafer/cookies, kaldu, mentega, snack coklat, coklat bubuk, makanan siap saji, sup siap saji, margarin/shortening, kue, popcorn, dan kripik kentang. Jumlah sampel dari beberapa kategori tersebut ialah 268 sampel yang diseleksi dan mengimplementasikan kategori-kategori tersebut. Sampel diambil dari makanan yang mencantumkan label “Hydrogenated Fat (H)” maupun tidak. Sampel kemudian disimpan dalam refrigerator kecuali popcorn, setelah beberapa hari dilakukan ekstraksi lipid, kemudian dilakukan analisis asam lemak. Setelah didapatkan ekstraksi dilanjutkan dengan menganalisis asam lemak menggunakan statistik menggunakan Kruskal-Wallis test. Analisis statistik dengan level signifikansi 5% menggunakan alat hitung SPSS versi 21.0.
           
Hasil dan Pembahasan penelitian ini antara lain: Asam lemak trans terdapat pada semua sampel dengan total asam lemak trans dalam lemak dari 0,06% hingga 30,2%.  Kandungan asam lemak trans dalam lemak berkisar 0,06% sampai 30,2% dengan nilai tertinggi pada grup “biskuit, wafers dan cookies” (3,4% asm lemak trans), kemudian diikuti grup “kue” (2%). 50 sampel (19%) mengandung asam lemak trans unggul sebanyak 2% dari lemak.  

Didasarkan dari analisis 268 sampel yang dilakukan makanan tradisional Portugal ini maka kategori yang membutuhkan perhatian penuh ialah : grup kue. Produk kue khususnya non-industri belum mencantumkan label, sementara produk ini mempunyai asam lemak superior 2%. Perlu kebijakan dalam pelabelan produk kue ini yang mencantumkan label “mengandung Hydrogenated fat”.

Daftar Pustaka Penelitian ini antara lain : Allen, K., Pearson-stuttard,J.,Hotton.dkk. Potential of trans fats policies to reduce socioeconomic ineaqualities in motarlity from coronary heart disease in England. British Medical journal, 351, h4583.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indjil dan Komunisme di Asia Afrika

Betapa Banyaknya Ilmu Yang Harus Dipelajari

Zinah